Tampilkan postingan dengan label Writepreneurship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Writepreneurship. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 September 2017

101 TRAVEL TIPS & STORIES INDONESIA


Dalam buku pertama, kita  bisa menemukan tips dan cerita wisata di Banda Aceh, Bengkulu, Lampung, Cirebon, Semarang, Demak, Karimun Jawa, Sambas, Pontianak, Bali, Kupang, Makassar, dan Wakatobi.
Sedangkan dalam buku kedua, kita  bisa menemukan tips dan cerita wisata di Medan, Padang, Palembang, Belitung, Magelang, Solo, Bawean, Malang, Singkawang, Samarinda, Lombok, Kendari, dan Buton.
Ada beberapa bagian dalam setiap buku, yaitu First Timer Guide, Travel Better, Eat Cheaper, Shop Smarter dan Stories and Sharing.
  • Pemula di dunia perjalanan? Bagian “First-Timer Guide” dibuat khusus untukmu.
  • Sering jalan-jalan dan mau tahu tips dan trik traveling supaya perjalanan berikutnya lebih baik? Silakan baca bagian “Travel Better”.
  • Suka wisata kuliner dan belanja? Coba baca bagian “Eat Cheaper” dan “Shop Smarter” yang berisi banyak rekomendasi pilihan.
  • Dan entah kamu traveler pemula atau ahli, belum pernah atau sudah terlalu sering jalan-jalan, bagian “Stories & Sharing” bisa menghibur serta memberimu inspirasi bahwa selalu ada cerita di balik setiap perjalanan.
Total ada 23 traveler bergabung dengan Claudia Kaunang untuk menulis antologi ini. Dalam buku pertama, mereka ada sebelas traveler yaitu  Ferhat Muchtar (Banda Aceh), Dian Maharani (Bengkulu), Anjar Anastasia (Lampung), Donna Widjajanto (Cirebon), Mita Vacariani (Semarang), Dian Nafi (Demak), Bondny (Karimun Jawa,Wakatobi), Ana Westy (Sambas), Yeni Harmastuti (Pontianak), Mariana Ikun Pareira (Kupang), dan Diadjeng Laraswati (Makassar).

Sedangkan dalam buku kedua, ada dua belas traveler bergabung dengan Claudia Kaunang yaitu Maya Malahayati (Medan), Indrawati Rahardjo (Padang), Rosmayanti Mutiara (Palembang), Donna Widjajanto (Belitung), Hendra Fu (Solo), Denny Sugardo (Bawean), Dwi Astuti (Malang), Ana Westy (Singkawang), Theresia Mening (Samarinda), Herma Suhaini (Lombok), Diadjeng Laraswati (Kendari), dan Bondny (Buton).

 Aku, mereka dan kita semua membuktikan bahwa Indonesia terlalu indah untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apa lagi, yuk siapkan ransel dan mari kita jalan-jalan menjelajah negeri Indonesia tercinta, dengan membawa buku ini sesuai dengan destinasi yang kita tuju. Buku sudah tersedia di Toko Buku Gramedia.

Kamis, 31 Agustus 2017

ANUGERAH LSF 2017



Lomba Menulis Artikel, Poster, dan Video ILM
Dalam rangkaian acara “Anugerah LSF 2017”, LSF juga menggelar lomba bertema “Sensor Mandiri” yang dapat diikuti oleh seluruh warga Indonesia dari berbagai usia dan latar belakang. Lomba-lomba tersebut adalah:
  • Lomba Menulis Artikel “Sensor Mandiri”
  • Lomba Membuat Poster “Sensor Mandiri”
  • Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Sensor Mandiri”

Dari tema “Sensor Mandiri”, peserta dipersilahkan untuk memilih topik-topik yang berkaitan dengan tema “Sensor Mandiri”, seperti:
  1. Sensor Mandiri sineas dalam melahirkan sebuah karya film.
  2. Sensor mandiri orang tua dalam membimbing keluarganya untuk menonton film sesuai usia.
  3. Sensor mandiri guru dalam membimbing murid-muridnya untuk menonton film sesuai usia.
  4. Sensor mandiri anak-anak, remaja, atau dewasa dalam mengajak menumbuhkan kesadaran menonton film sesuai dengan katagori usianya.
  5. Atau topik lain yang berkaitan dengan sensor mandiri.

KETENTUAN UMUM LOMBA MENULIS ARTIKEL
  1. Peserta adalah masyarakat umum yang merupakan Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu, yang bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Artikel dibuat sesuai tema, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan di media apapun.
  4. Panjang artikel 5000 sampai dengan 6000 karakter.
  5. Penilaian artikel meliputi ide, gagasan, gaya bahasa, kreativitas, dan kejelasan pesan yang disampaikan.
  6. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas artikel yang dilombakan, serta dibuktikan dengan surat pernyataan orisinalitas karya dan ditandatangani di atas materai.
  7. Artikel dapat dikirim melalui email: lomba@lsf.go.id dan pos atau jasa pengiriman lainnya, disertai potocopy identitas. Bagi yang mengirimkan melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, naskah harap dicetak dalam kertas A4, font Times New Roman ukuran12, dan 1,5 spasi (disertai soft file). Alamat Pengiriman: Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  8. Panitia menerima pengiriman naskah artikel, sejak 7 Agustus 2017 sampai dengan 25 September  2017 (cap pos).
  9. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
           Juara 1 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 10.000.000,- *
           Juara 2 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 7.500.000,-*
           Juara 3 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 5.000.000,-*
           * Pajak ditanggung oleh pemenang
  1. Artikel terpilih akan dimuat di Majalah Sensor Film dan website LSF.
  2. Artikel-artikel yang tidak terpilih menjadi juara, tetapi dianggap layak untuk dipublikasikan, akan dimuat di Majalah Sensor Film, dan penulisnya akan  mendapatkan honorarium sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KETENTUAN UMUM LOMBA POSTER
  1. Peserta adalah masyarakat umum Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu atau kelompok yang jumlahnya tidak dibatasi dan bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Poster dibuat sesuai tema, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan.
  4. Penilaian poster meliputi kesesuaian gambar dan tema, kreativitas, dan ketajaman pesan yang disampaikan.
  5. Ukuran poster A3 disertai softcopy dalam format jpeg, dengan resolusi minimal 300 dpi.
  6. Gambar, foto, dan ilustrasi pada poster harus karya sendiri. Jika menggunakan karya orang lain, harus menyertakan izin tertulis dari pencipta.
  7. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas poster yang dilombakan, serta dibuktikan dengan surat pernyataan orisinalitas karya dan ditandatangani di atas materai.
  8. Pengiriman Poster dan softcopy (disertai potocopy identitas), melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, yang dialamatkan ke: Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  9. Panitia menerima pengiriman poster, sejak 7 Agustus 2017 sampai dengan 25 September  2017 (cap pos).
  10. Hak cipta poster tetap milik peserta
  11. Poster terbaik akan ditayangkan di media cetak dan elektronik.
  12. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
           Juara 1 akan mendapatkan piagam dan uang tunaiRp. 10.000.000,- *
           Juara 2 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 7.500.000,-*
           Juara 3 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 5.000.000,-*
           * Pajak ditanggung oleh pemenang

KETENTUAN UMUM LOMBA VIDEO IKLAN LAYANAN MASYARAKAT (ILM)
  1. Peserta masyarakat umum Warga Negara Indonesia.
  2. Peserta adalah individu atau kelompok yang jumlahnya tidak dibatasi dan bukan merupakan karyawan Sekretariat/ Tenaga Sensor/ Anggota LSF.
  3. Karya Video  ILM dibuat sesuai topik, yang merupakan karya terbaru dan belum pernah dilombakan atau dipublikasikan.
  4. Penilaian  ILM meliputi orisinalitas dan keunikan ide dan gagasan, mutu teknik dan artistik, dan tawaran pesan yang kuat
  5. Durasi Video ILM 1 menit (60 detik).
  6. Alat rekam produksi PSA dapat menggunakan kamera jenis apapun.
  7. Konten PSA tidak mengandung unsur sara dan pornografi, serta memperhatikan kriteria penyensoran sebagaimana yang dipaparkan dalam Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2014 Tentang Lembaga Sensor Film.
  8. Peserta bertanggungjawab atas orisinalitas ILM yang dilombakan
  9. Peserta mengirimkan materi ILM dalam DVD atau flashdisk, dengan format .MP4 dengan resolusi minimal HD 1280 X 720 pixel
  10. Pengiriman materi ILM melalui pos atau jasa pengiriman lainnya, yang dialamatkan ke Sekretariat Panitia Lomba “Sensor Mandiri”, Gedung Film, Lantai 6, Jl. M.T. Haryono Kav. 47-48, Jakarta Selatan, 12770.
  11. Panitia menerima pengiriman materi PSA, sejak 7 agustus 2017 sampai dengan 25 September 2017 (cap pos).
  12. Hak cipta  Video ILM tetap milik peserta.
  13. Video ILM terbaik akan ditayangkan di media elektronik.
  14. Dewan Juri akan memilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan, yang terdiri dari: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
          Juara 1 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 10.000.000,-
          Juara 2 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 7.500.000,-*
          Juara 3 akan mendapatkan piagam dan uang tunai Rp. 5.000.000,-*
          * Pajak ditanggung oleh pemenang
Pengumuman dan Penyerahan Hadiah untuk seluruh kategori lomba, akan dilaksanakan pada acara puncak “Anugerah LSF 2017” yang akan  berlangsung pada 28 Oktober 2017. Adapun tempat acara penyerahan “Anugerah LSF 2017”, akan diinformasikan secepatnya.***

Sabtu, 17 Desember 2016

Rainbow Love's Writer

I am a proud and super duper happy writer. The dream come true. My book is published and sell at national bookstore all over the country.
Writing a novel is combination of 5% talent and 95% passion + hard work.
Beside the royalty, a pride like this that always makes me keep writing. Also my biggest dream that someday one of my books will be adapted into a movie. 

Senin, 17 Oktober 2016

RAINBOW LOVE AND THE READERS

My Dad have my book. Hooray ^_^.
My brother's fiancee take this fabolous picture for me. I can't tell you how happy i am. Hoping so much i could get more pictures of Rainbow Love.
It's officially at the bookstore. Grab it fast, read it, and share the world the good things you get from the novel.

 It's easy to find Rainbow Love ^_^.

Jumat, 07 Oktober 2016

Novel Rainbow Love Penerbit Diva Press

Alhamdulillah. Praise Allah My Lord for this blessing. This book is really worth to wait. I send this novel to Diva Press Publishers at 2013 and finally they come to the world at 2016. I can't tell you how happy i am. So please, find Rainbow Love at your nearest bookstore, take it home, and i hope you'll get something valuable from the stories :).
Novel-novel remaja dan young adult bulan ini.
1. Somewhere Across the Ocean (Adityarakhman)
-58.000
2. Seaside (Zee)
-42.000
3. Rainbow Love (Ana Westy)
-55.000

Minggu, 27 Desember 2015

Penerbit BIP Cari Naskah Novel Sweet Love and Romantic Comedy

Halo BIPers,
Ada kabar gembira nih buat kamu yang menulis Novel dengan tema "Sweet Love" atau "Romantic Comedy". 

Yuk, kirimkan karya novelmu ke redaksi Bhuana Ilmu Populer.

FYI: Novel saya "3 Women and A Guy" yang diterbitkan BIP di Tahun 2015 adalah naskah yang saya kirim melalui email kepada Redaksi BIP Tahun 2013. Tahun ini saya pun mengirim naskah novel lainnya dan sangat berharap BIP menerbitkan naskah saya ^_^. Kalau saya bisa, Anda pun bisa :).


Rabu, 27 Mei 2015

LOMBA PENULISAN CERITA RAKYAT TAHUN 2015

Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Penulisan Cerita Rakyat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas bercerita di kalangan masyarakat dalam rangka melindungi kekayaan budaya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terdokumentasi cerita-cerita rakyat dan tertanam nilai-nilai budaya sehingga nilai-nilai tersebut teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Lomba dengan tema “Cerita Rakyat sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa”  berupa penulisan kembali cerita rakyat yang bersumber pada cerita rakyat Indonesia dengan versi penulis, baik dalam jenis mite, legenda, maupun dongeng. Lomba ini dibagi dalam dua kategori, yakni:
Cerita rakyat untuk anak
Cerita rakyat untuk umum
Ketentuan Umum:
Naskah cerita merupakan penulisan kembali karya orisinal perorangan yang belum pernah dipublikasikan dan bersumber pada cerita rakyat Indonesia.
Memfollow akun twitter @budayasaya dan fanspage FB kebudayaanindonesia
Cerita rakyat yang ditulis kembali diharapkan diambil dari cerita rakyat yang selama ini belum banyak digali.
Setiap peserta hanya dapat mengirimkan naskah 1(satu) judul.
Panjang naskah terdiri atas 10.000–15.000 karakter (10–15 halaman) tanpa gambar/ilustrasi.
Naskah diketik di atas kertas A4, Times New Roman 12, spasi 1,5, margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm.
Judul cerita bebas dan sesuai dengan inti cerita dan tema lomba. Cerita tidak mengandung SARA, pornografi, dan kekerasan.
Pendaftaran lomba dimulai tanggal 10 Juni 2015 dan ditutup tanggal 20 Agustus 2015 (stempel pos/jasa Kurir)
Naskah yang dilombakan menjadi milik Direktorat Internalisasi Nilai dan DiplomasiBudaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta hak cipta tetap pada pengarang.
Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
Naskah dan fotokopi KTP/Kartu Pelajar peserta dikirim dalam bentuk softcopy ke alamat email kekayaanbudaya@gmail.com atau hardcopy ke alamat: Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 10. Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat. Telepon: (021) 5725047/5725564.

Hadiah Pemenang baik untuk kategori cerita rakyat untuk anak maupun cerita rakyat untuk umum yaitu:
Juara I sebesar Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah),
Juara II sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah),
Juara III sebesar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah),
Harapan I sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah),
Harapan II sebesar Rp. 7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah),
Harapan III sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah),
Enam hadiah hiburan masing-masing sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah).

Ketentuan Khusus:
Pajak hadiah ditanggung pemenang
Dua belas finalis dari dua kategori diundang ke Jakarta untuk wawancara
Karya 12 terbaik akan diterbitkan dalam Katalog Pemenang Lomba.
Tim Juri terdiri atas ahli dalam bidang tradisi lisan, akademisi, praktisi, media, dan bahasa.

Tahapan Kegiatan dan Jadwal
1. Publikasi Lomba Mei – Juni 2015
2. Pengiriman Naskah Juni – Agustus 2015
3. Seleksi Teknis Agustus 2015
4. Penilaian Naskah September 2015
5. Wawancara Finalis Oktober 2015
6. Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Hadiah Oktober 2015

Informasi selanjutnya terkait publikasi hubungi Puji (082111846198). Formulir Lomba Menulis Cerita Rakyat Tahun 2015 dapat diunduh pada tautan berikut:
http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/blog/2015/05/19/lomba-penulisan-cerita-rakyat-tahun-2015/

Minggu, 03 Mei 2015

3 Women & a Guy di Gramedia se-Indonesia

Penampakan Novel saya di salah satu rak buku di Gramedia Padang. Terimakasih Kak Devia Chaniago untuk foto super keren ini. Semoga penulisnya bisa sampai ke Padang suatu hari ^_^.

Wow, i am a very happy bestfriend ^_^. Sahabat saya, Medina, berfoto bersama novel saya di Gramedia Bekasi. Ia tak sengaja menemukan "3 Women and A Guy" saat mencari buku cerita untuk putranya. And this is what she said to me on facebook:           I am a proud friend ♡♡♡
My bestie Achie Ana Westy si master pekerjaan sosial ini resmi merangkap jadi novelist, novel barunya udah nongkrong di gramedia..

Dulu jaman kuliah sering se-grup praktikum, dan emang dia lah yang paling semangat ngerjain laporan praktikum hahahaa. Gak laporan praktikum, skripsi dan tesis doang.. ternyata emang punya passion di cerita percintaan juga.. #ehm grin emotikon grin emotikon grin emotikon
Good luck my dear achie.. wish u all the best kiss emotikon                   
Senangnya memiliki banyak sahabat yang baik hati seperti Teh Melly, sahabat sesama penyiar di 91,3 Sindo Trijaya FM Bandung. Alhamdulillah, senang sekali melihat novel saya berada diantara luasnya lautan buku di Gramedia Bandung ^_^. Hoorrayyyyy :D.
Alhamdulillah, senang sekali novel saya "3 Women and a Guy" sudah ada di Gramedia Pontianak. This is really a dream come true. Dulu setiap kali saya ke toko buku, saya selalu membayangkan kapankah novel saya akan berada diantara jajaran novel lainnya di rak buku Gramedia. Ternyata mimpi itu tercapai, tentu saja dengan kerja keras, dedikasi, dan komitmen. Thanks to my cousin, Dariz, for this fabolous picture :).
Novel saya berada diantara novel-novel karya penulis terkenal lainnya. I'm a lucky writer. Semoga penjualan novel ini fantastis ^_^.
I'm a proud writer ^_^. Penampakan novel saya di Gramedia Yogyakarta. Novel saya diletakkan di tempat buku-buku baru yang sangat mudah ditemukan (eye catching) oleh para pengunjung Gramedia. Thanks to my brother, Gerizky, for this cool photo ^_^.
Saya sendiri sejak buku ini resmi diterbitkan dan didistribusikan ke jaringan Gramedia seluruh Indonesia, belum sekalipun sempat ke Gramedia. Di Kota Singkawang, tempat saya tinggal belum ada Gramedia :(. Gramedia terdekat berjarak 3,5 jam perjalanan dari Kota Singkawang.
Penampakan novel saya di Gramedia Bogor. Thanks to my husband Fajar Alayubi for this stunning photo ^_^. Love it much :-*.
Novel saya berada satu rak dengan "Naked Traveller"??? Oh My God, i am so glad and so proud. Hope this is a good sign.
Novel saya dalam katalog Gramedia Bogor :). Saya jadi semakin terpacu untuk terus menulis dan menerbitkan minimal 1 novel setiap tahunnya.

Jumat, 01 Mei 2015

3 WOMEN & a GUY: INTERVIEW WITH RRI - VOICE OF INDONESIA




1. CAN YOU TELL US ABOUT YOUR SECOND BOOK ENTITLED “3 WOMEN AND A GUY”?

3 Women and A Guy is a novel which telling about love, live, and friendship between 3 women that is Fayra, Ully, Nina and a guy who named Abi. This novel divided in three parts according to that 3 women experiences. My book is telling about most of common relationship problems between men and women not only as a result of fundamental psychological differences between the genders, but also a result of political and social construction, the truth is men and women want the same things in relationship. Through Fayra, Ully, Abi, and Nina, I hope everyone who read this book can improving  a better communication and getting what you want in your relationships and develop more satisfying relationships with their partners by understanding and respecting the differences between them.

2. WHY DO YOU USE A METROPOLITAN LIVE AS THE BACKGROUND OF THE STORY?

Hmm, I can say I was inspired much from American Serial “Sex and The City”. In fact, metropolitan or cosmopolitan lifestyle  is around us. Even we can see it in the small town that are far away from Jakarta. I lived in Jakarta and Bandung for almost 8 years, I can see what is going on with the urban people. This is the reality between us. My point is to ask people open their mind and respond all the differences with the fully respect. In this modern life which highly competitive, people become more individuals, having a great love and good friendship is a gift. It help us easier to live day by day, it keep us away for being a robot and a cold hearted person. 

3. YOU ALSO WROTE VERY DETAIL EXPLANATION ABOUT INTIMACY IN THIS BOOK, WHAT DO YOU WANT TO SAY TO YOUR READERS?

Ah ya, the detail explanation about the intimacy. Well, before I answer that, there was a funny thing when my nephew who was 15 years old asking me can he read my book. And then I realized there are some intimacy contents in this book so I said “no, you can not read it”. At that time, I think my book need reader discretion. Well, what I am trying to say, I just want to show the reader how sweet the intimacy between husband and wife or the intimacy between lover and that is essential for making a good or healthy relationship. It’s not just having sex, but making love is so important so everyone can value their relationship. Intimacy contents in my book is one thing that I think could entertain readers. Because we love intimacy. We all do.

4. YOU CREATE CHARACTERS WITH THEIR “ABNORMAL” PSHYCOLOGICAL CONDITION, WHY?

Being normal is not easy. Being abnormal is more difficult. I have some LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender) friends who live their life with many obstacles day by day. Can we imagine how they feel, how they live, when no one can understand, no one can accept them even their family. As a professional social worker, that’s become my principal for being nonjudgemental. Don’t judge people, who do we think we are. We are not the God. Every individual is unique and everyone has potential and chance to become a better person whatever their backstory or their past. Through this book, I want to tell people life is never easy, but we are not alone, there are so many people out there having bigger problems but they could survive and overcome the situation. We can learn from the 3 women and a guy, from the characters on my book. 

5. WHAT MESSAGES THAT YOU WANT TO GIVE YOUR READERS FROM THIS BOOK?

I assume you and all the listener know Book “Men Are From Mars and Wome Are From Venus??? My message is simply about how to making a good understanding about love, life, and friendship between men and women. I love watching two people match each other and overcome conflict and find love and happily-ever-after. Knowing All Will End Well makes it safe for the reader to fall in love with the characters or let their emotions get wrapped up in the story. As a writer, I have to figure out how to make every story full of high conflict and black moment but ultimately resolvable. My mind is always scheming to find a happy ending for every problem. Not a bad way to look at the world. Writing romance novel about love life and friendship is giving hope and optimism. So yeah, my job is writing romance novels, but it’s really about delivering hope and happiness. My message is get the love you deserve and gave your partner the love and support he deserves. The secret of forming a successful relationship is change the way we view relationship for the better. The couples must acknowledge and accept these differences before they can develop happier relationships.

6. DO YOU HAVE ANY PLAN TO WRITE TRILOGY?

I do. I really do. Even writing trilogy is pretty much harder and it will take so many years to write. It’s really a challenge that I want to answer. More characters, more stories, and much more lesson that I want to share to my readers. For sure, i won’t stop with this book. I have many drafts that are waiting for me to finish it.  Wish me luck :).

7. WHAT IS YOUR HOPE FOR INDONESIAN WRITING INDUSTRY? 

I hope that writing and film industry are linked to each other so many books/novels adapted and come to a big screen. So creative industry in Indonesia will grow bigger and bigger. We have so many potentials, million people live in this country so Indonesia is a big market. But I hope every writer including me can keep writing what we love not just write for the market but eventually the market will find me. Hopefully, writing industry could make a new job for people as a professional writer. 


3 WOMEN & a GUY : DREAM COME TRUE

Sampai sekarang saya masih terkagum-kagum bahwa novel setebal 479 halaman ini telah terbit. Covernya yang cantik dan isinya yang tentu saja semoga bisa menjadi refleksi bersama tentang kehidupan, cinta, dan persahabatan. Draft novel ini sudah ada sejak Tahun 2009 tetapi saya selesaikan di awal Tahun 2013 dalam waktu 2 minggu untuk mengikuti Sayembara Menulis Novel oleh Penerbit Gramedia. Tetapi keberuntungan belum berpihak, novel saya tidak menang dalam lomba tersebut. Saya tidak menyerah. Saya punya karya yang sudah selesai dan tinggal saya "dagangkan" saja. Saya pun mencoba menawarkannya ke berbagai penerbit hingga berjodoh dengan BIP Gramedia.
3 Women and A Guy, yang manakah saya diantara tiga perempuan itu atau mungkin saya adalah A Guy??? Well, just read it and you'll find out :)
Senang sekali mendapati 3 Women and A Guy dijual oleh toko buku online lapakbuku.com. Hoorraaayy i'm a lucky writer ^_^. Apalagi mengingat perjalanan panjang novel ini yang pernah saya tawarkan ke salah satu penerbit di Jogja, kontrak sudah dikirimkan kepada saya dan saya tandatangani lalu beberapa bulan kemudian penerbit mengatakan mereka tidak jadi menerbitkan novel saya karena beberapa pertimbangan. Saya pun tidak menyerah karena saya yakin setiap tulisan memiliki takdirnya sendiri untuk sampai ke tangan pembaca.
Jatah 10 Buku dari Penerbit Bhuana Sastra yang hampir habis. Tadinya tidak hendak dijual tapi ternyata banyak yang mau :D. Inilah buah kegigihan saya, pertengahan Tahun 2013 saya mendapat informasi Penerbit Bhuana Ilmu Populer yang merupakan imprint Penerbit Gramedia mencari naskah novel populer untuk diterbitkan. Saya pun mencoba mengirim naskah dan Alhamdulillah novel ini akhirnya sampai ke tangan Anda ^_^.

Rabu, 31 Desember 2014

Menjadi Kaya Dari Menulis

Bisakah kaya dari menjadi penulis? Inilah pertanyaan yang dibedah dalam seminar nasional “Writerpreneurship: Menjadi Penulis Best Seller” yang digelar oleh Sekolah Penulis Yogya (SPY) di Gedung Tiga Serangkai, Condong Catur Yogyakarta, Sabtu lalu (24/10). Para pembicara M Fauzil Adhim (penulis buku best seller Kupinang Engkau dengan Hamdalah), Jonru (pemilik situs penulislepas.com), dan Siswanto (Penerbit Tiga Serangkai Solo) mampu membuat peserta menjadi terbuka wawasannya akan begitu pentingnya menulis dan dari sisi ekonomi ternyata juga cukup menjanjikan.
Menurut Fauzil Adhim, menulis dapat menjadi profesi yang memberikan standar kesejahteraan lebih. Dengan catatan, harus total dan profesional. Dalam artian, jika seseorang bisa menulis sesuatu yang penting dan bermanfaat serta dikemas dengan bahasa cair, renyah, mudah diterima masyarakat luas maka peluang untuk mendapatkan royalti besar bukanlah hal yang tak mungkin.
“Sudah banyak contoh penulis yang kaya dan sejahtera karena tulisan-tulisannya. Habiburrahman Elshirazy misalnya, dari novel Ayat-Ayat Cinta, mendapatkan royalti lebih dari Rp 1,2 miliar. Emha Ainun Nadjib, buku-bukunya laris manis bak kacang goreng sehingga royaltinya pun cukup lumayan dan banyak penulis lainnya seperti Asma Nadia, Helvy Tiana Rossa, Joni Ariadinata,” paparnya.
Dia sendiri yang menulis novel Kupinang Engkau dengan Hamdalah, sudah cetak ulang ke-26 dengan sekali cetak minimal 10.000 eksemplar. Bayangkan, harga buku Rp 20.000 sedangkan royaltinya 10%, tinggal menghitung saja totalnya. Dengan menulis dia dapat mencukupi kebutuhan hidup dan menabung.
Persyaratan
Di depan peserta seminar Fauzil mengatakan, untuk menjadi penulis buku yang berhasil dibutuhkan sejumlah prasyarat antara lain fokus atau setia pada satu bidang kajian karena itu menyangkut personal branding atau kepakaran dalam satu masalah. Selanjutnya, menulis sesuatu yang penting dalam buku sehingga dibutuhkan dan dijadikan rujukan banyak orang.
“Jangan sampai hanya menjadi buku sampah yang tidak memberikan makna apa pun kepada pembaca. Buku yang isinya penting dan kajiannya fokus harus dikemas dalam bahasa yang renyah serta kemasan menjual. Kalau semua persyaratan itu terpenuhi maka tak sulit untuk menjadikan buku kita marketable,” tandasnya.
Siswanto dari Penerbit Tiga Serangkai menambahkan, ada dua sistem yang selama ini dipakai untuk memberi penghargaan kepada para penulisnya.
Pertama, dengan sistem royalti, honorarium dibayarkan sesuai jumlah buku yang terjual per tiga atau enam bulan. Berikutnya sistem beli putus.
Sejauh ini pihaknya masih terus mencari naskah-naskah dari penulis luar yang bersifat buku teks, panduan, agama, dan aneka tema lainnya.
Yang mengirim naskah banyak, namun yang isinya benar-benar berkualitas masih sedikit. Karena itu, peluang menjadi penulis masih sangat terbuka.
Istilah writerpreneurship pertama kali muncul dari Pak Bambang Trim, seorang praktisi penulisan dan perbukuan tanah air. Menurut beliau, writerpreneurship adalah sekumpulan hasrat (passion), ide, dan juga kecakapan melihat peluang dunia tulis menulis.
Setengah berkelakar, beliau menjelaskan bahwa writerpreneur merupakan seorang penulis yang mampu mengubah kertas satu rim seharga Rp30.000 menjadi kertas berisi tulisan seharga Rp30.000.000. Istilah tersebut kemudian digunakan oleh Dwi Suwiknyo sebagai judul untuk buku yang ditulisnya.

Jalan Darat ke Brunei

Foto di depan Masjid Omar Ali Saifuddien - Brunei Darussalam. Masjid ini terletak di pusat ibukota Brunei, Bandar Sri Begawan. Kami mencapai...